PERNYATAAN RESMI

Disclaimer Hukum & Ketentuan Penggunaan

Berlaku Efektif: 14 Agustus 2026 · Standar Etika Advokat Indonesia

1. Bukan Nasihat Hukum Formal

Materi, artikel wawasan, publikasi, dan informasi yang dimuat pada situs web ini disajikan semata-mata untuk tujuan informasi umum dan edukasi. Konten ini tidak boleh ditafsirkan sebagai pendapat atau nasihat hukum formal (legal opinion) untuk permasalahan hukum konkret Anda.

Anda tidak boleh mengambil tindakan atau menahan diri dari suatu tindakan hukum hanya berdasarkan informasi yang dibaca dari situs web ini tanpa terlebih dahulu berkonsultasi langsung dengan advokat berlisensi.

2. Tidak Membentuk Hubungan Advokat-Klien

Penyampaian informasi melalui formulir kontak pada situs web ini, pesan WhatsApp, atau korespondensi surat elektronik dengan pihak firma tidak dengan sendirinya membentuk hubungan kuasa hukum (advocate-client relationship).

Hubungan advokat-klien resmi baru akan terbentuk setelah melalui prosedur pemeriksaan benturan kepentingan (conflict of interest clearance) dan ditandatanganinya Surat Kuasa Khusus serta Perjanjian Jasa Hukum (Engagement Letter) secara sah oleh kedua belah pihak.

3. Kerahasiaan Komunikasi Awal

Harap diperhatikan bahwa komunikasi yang dikirimkan sebelum terjalinnya hubungan advokat-klien formal tidak terlindungi oleh hak istimewa kerahasiaan advokat (attorney-client privilege). Oleh karena itu, mohon untuk tidak mengirimkan informasi rahasia atau rahasia dagang perseroan melalui formulir web awal ini.

4. Hasil Perkara di Masa Lalu Bukan Jaminan

Pemaparan mengenai pengalaman perkara masa lalu (representative matters) atau preseden penanganan sengketa yang disajikan di situs web ini bertujuan menggambarkan pengalaman profesional firma semata. Setiap perkara hukum memiliki keunikan fakta tersendiri dan hasil perkara terdahulu tidak menjamin hasil serupa di masa mendatang.